Orang tua. Mendengar dua kata itu saja, hati ini sudah terenyuh. Apalagi
harus bercerita tentang mereka. Orang tua bukan hanya sosok yang mengasuh,
mendidik, dan merawatku. Namun beliau sudah aku anggap seperti malaikat yang
Allah kirimkan dalam hidupku. Bapak, ebo’ begitulah aku memanggilnya. Mereka adalah
sosok yang sangat penting dalam hidupku, meskipun kadang sering membuatku sebal
tapi sejatinya itu semua demi kebaikanku.
Menyesal saat aku mengingat masa kecilku hingga aku duduk di bangku SLTP,
betapa jelas dalam benakku ‘’lutfiyah’’
yang nakal, sering ngambek, dsb. Tidak sadarkah aku itu semua demi kebaikanku
sendiri?. Tapi aku sangat bersyukur aku masih memilki kesempatan untuk
memperbaiki segalanya. Menyayangi kedua orang tuaku dengan sepenuh hati. Dan membalas
kebaikan mereka sebisa mungkin.
Entah bagaimanapun caranya, aku membalas kebaikan mereka. Meski aku sadar
mungkin baru setetes dari air laut. Yaa, aku sadar hanya kesedihan yang sering
aku berikan pada mereka. Salah satunya guratan kekecewaan di wajah ebo’ dan
bapak kemaren pasca mendengar bahawa aku tidak lolos SNMPTN, walaupun tak
terlontarkan dan hanya menyemangatiku.
Maafkan aku pak bo’..
kapan anakmu ini dapat mengukir senyuman indah di bibir manis kalian?
tanpa ku mintapun, mereka pasti telah mendoakanku. Tinggal ku ambil peranku saat ini, untuk berdoa dan berusaha. Karna itulah yang dapat mengubah kekecewaan menjadi sebuah kebahagiaan. Terimakasih pak, bo’ yang sudah mau mengerti saya sebagai anakmu !
Teman2, orang tua adalah segalanya bagiku. Untuk itu tujuan hidupku selain untuk mencari ridha Allah dan menjadi manusia yang bermanfaat adalah untuk membahagiakan kedua orang tuaku tercita. Saya punya sebuah puisi untuk kedua oramg tua saya, meskipun jelek. Maklumlah saya tidak handal mengarang puisi. Susah memahami majas. Ehh, kok malah curhat yah?
Bagai sepasang malaikat yang tuhan anugerahkan untukku
Mengingat tak satupun aku pernah membalas kalian
Hingga saat aku Berjaya..
dan membuat hidup kalian bahagia..









0 komentar:
Posting Komentar