Melanjutkan Kemana Ya?

On Sabtu, 24 November 2012 0 komentar


    Pengumuman kelulusan sudah di depan mata. Hati cemas memikirkan akankah aku lulus? . Semua teman-teman sudah merencanakan akan melanjutkan kemana setelah lulus dari sekolah tercita ini yaitu MTs Nurul Amanah. Hal tersebut juga berlaku untukku. Selain aku cemas akan kelulusanku akupun cemas akan melanjutkan kemana nantinya. Saat itu aku sudah memiliki ancang-ancang untuk melanjutkan ke SMAN 1 Bangkalan entah kenapa aku sangat ingin melanjutkan studiku disana.
    Aku menbicarakan keinginanku itu pada kedua orang tuaku. Alhasil beliau menyerahkan semuanya padaku. Mereka hanya berharap yang terbaik untuk meskipan ibu tetap mengusulkan agar bersekolah di tempat yang di lengkapi dengan pondok pesantren. Maklumlah,ibuku sangat ingin melihat anak-anaknya untuk mondok. Selain membicarakan hal itu pada kedua orang tuaku aku juga membicarakannya kepada kakakku. Namun kakak lebih menytujui jika aku melanjutkan studiku di Ponpes Al-Amien dua prenduen, sumenep. Dia ingin agar aku mengambil jurusan tahfidz disana yaitu menghafal alqur’an.
    Namun disamping usulannya itu padaku dia juga memberikan sebuah pilahan padaku. Yaitu jika aku ingin melanjutkan studiku di SMAN 1 Bangkalan aku harus kembali les. Namun aku menolak semua usulan itu. Aku sangat bingung kala itu. Sampai-sampai aku bilang akn melanjutkan di SMK Nurul Amanah saja bersama teman-temanku. Sekolah tersebut lumayan dekat dengan tempat tinggalku. Namu hal tersebut sangat tidak disetujui kakakku karna suatu alasan.
   Akhirnya aku pasrahkan saja pada Allah SWT. Aku yakin Allah akan memberikan yang terbaik untukku nanti. Kelulusanpun sudah diumumkan. Alhamdulillah, di sekolahku lulus 100%. Aku sangat bahagia mendengarnya meskipun aku juga sedih karena aku tahu kalau aku tidak akan melanjutkan ke SMAN 1 Bangkalan. Aku selalu memohon pada Allah di dalam doaku agar diberikan yang terbaik untuk kedepannya nanti, aku pasrah ! :’)
    Pada suatu hari. Pagi-pagi sekali aku disuruh kakak untuk menyiapkan beberapa persyaratan untuk mendaftar ke SLTA. Aku tidak berani bertanya kemana aku akan mendaftar. Aku tetap pasrah saja. Sampai pada akhirnya aku sampai disebuah sekolah. Lalu aku membaca tulisan di almamater yaitu ‘’MAN Model Bangkalan’’ oh…ternyata disini aku akan disekolahkan. Pada saat itu aku mendaftar sendiri kedalam. Sementara kakak hanya menunggu di gerbang dengan alasan supaya aku mandiri. Aku serhkan saja pada Allah. Setelah mendaftar aku masih mengikuti berbagai tes. Kakak juga pernah bilang jika aku tidak diterima tidak usah sekolah. Hatiku sangat sedih mendengarnya meski aku tahu kalau itu Cuma gertakan.
Setelah beberapa hari akhirnya hari inilah pengumuman hasil tes. Aku bergegas pergi tanpa diantar kaka agar mandiri. Kuberanikan diri untuk berangkat sendiri tapi ternyata aku bertemu dengan teman SDku dia juga mendaftar dan ingin melihat hasil tes. Akhirnya aku berangkat dengannya dan kakaku yang lainberbaik hati untuk mengantarku. Alhamdulillah aku diterima. Semoga berkah !
Be continue….

0 komentar:

Posting Komentar