Aku berada di
dunia ini berkat orang tuaku. Aku di besarkan oleh mereka. Ibu adalah seorang
wanita yang sangat spesial dalam hidup kita. Ibu bagaikan seorang malaikat yang
dikirim Allah untuk menemani hidupku. Beliau yang mengandung, melahirkan,
menyususui, bahkan merawat dan mendidik kita hingga dewasa. Mekipun dibantu
sang ayah yang menafkahinya. Mereka berjuang
hanya untuk anak-anaknya. Jasa-jasa beliau begitu besar terhadap
anak-anaknya.
Seorang ibu rela
menderita demi kebahagiaan anak-anaknya. Beliau rela tidak makan hingga anaknya
makan. Hal-hal itu sangat membuat aku takjub akan kebaikan hati seorang ibu.
Jika aku ditanya ‘’ siapa orang pertama yang ingin kamu bahagiakan?’’ pastilah
dengan lantang aku akan menjawab ‘’ibuku!!’’ seiring dengan
kebaikan-kebaikannya kadang seorang ibu pasti pernah terbawa emosi. Namun
bagiku emosi ibu hanya sebuah emosi yang tertutupi oleh rasa saying.
Kadang kalanya
akupun kesal pada ibuku, namun aku selalu menyesalinya karena mengingat semua
kebaikan-kebaikannya itu terhadapku. Ibu selalu memberikan kehangatan dalam
hidupku. Dia tak pernah lelah mengajariku akan nilai-nilai kebaikan. Diapun
seakan tak pernah bosan melakukan kegiatannya dalam keluarga. Semangat hidupnya
semakin membara melihat anaknya bahagia. Beliau selalu memproritaskan
kebahagiaan anaknya.
Bila aku ditanya ‘’apa hal yang terindah dalam
hidupmu?’’ maka akupun akan menjawab ‘’saat aku melihat ibuku tersenyum
bahagia’’. Saat-saat terindah adalah ketika bercengkrama bersama ibu dan
keluarga yang larut dalam candatawa. Saat-saat seperti itu sungguh tidak dapat
ternilai harganya. Kehangatan kasih dan saying, suasana yang begitu membuat
kerinduan tersendiri. Sangat berat untuk dilewatkan bagi setiap anggota keluarga.
Aku sangat
menyayangi ibuku, meskipun aku pernah kesal. Namun sejatinya aku akan selalu
menghormatinya. Karena ibu adalah anugerah ya ng teridah dalam hidku. Tentunya
sebuah anugerah merupakan salah satu hal yang terbaik. Selalu tersirat
dibenakku saat aku dapat memberikan semua yang beliau inginkan. Aku ingin
sekali melihat bapak dan ibuku bangga menyaksikan kesuksesanku kelak. Karena
aku ingin membahagiakan mereka.









0 komentar:
Posting Komentar