Fasilitas di Desaku..

On Senin, 10 Desember 2012 0 komentar


Berbicara tentang fasilitas, aku akan sangat bingung melihat fasilitas didesaku. Bayangkan saja, jalan utama yang digunakan untuk menuju ke desaku saja sampai saat ini belum direnovasi mengingat sudah banyak sekali bolongan yang terdapat di jalan tersebut. Hal tersebut tentunya sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Apalagi pada malam hari tidak ada penerangan di jalan itu, keadaan itu semakin membuat aku tercengang.
            Sebenarnya pada tahun lalu jalan tersebut sudah diperbaiki, hanya saja tidak menyeluruh. Merke hanya menambal bolongan – bolongannya saja. Hingga akhirnya menyebabkan jalan tersebut rusak lagi padahal belum lama diperbaiki. Seperti yang sudah aku katakana, aku juga mengeluhkan tidak adanya penerangan dijalan utama tersebut di malam hari khususnya, mengingat saya sendiri sering pulang atau berangkat sekolah ketika hari masih/sudah gelap.
            Bisa dibilang aku adalah salah satu anak yang paling beruntung didesaku, karena jika ada tugas browsing aku tidak perlu ke warnet. Tapi bagaimana dengan yang lain?. Mereka sangat sulit untuk mencari warnet terdekat, bahkan memang tidak ada warnet di desa kami. Jika kami ingin pergi ke warnet harus menempuh perjalanan yang lumayan jauh. Dan faktanya lagi bahwa tingkat sekolah dasar saja sudah membutuhkan jasa tersebut untuk meyelesaikan tugas sekolah.
            Meski begitu aku juga sedikit bangga dengan fasilitas dan kebijakan yang lain. Salah satunya adalah warga tidak perlu membayar pajak sawah yang dimiliki karena sudah ditanggung oleh kepala desa melalui dana desa tentunya. Kebijakan tersebut tentunya memberikan keringanan bagi warga di desa buddan. Mereka tidkak perlu pusing – pusing memikirkan dari mana mereka akan membayar pajak sawah –sawah mereka.
            Kita sebagai manusia atau warga desa buddan memang sepatutnya harus banyak bersyukur atas segala nikmat yang telah di atur Allah, namun kita juga harus bisa mengkritik apa yang menjadi hak kita sebagai warga masyarakat. Yang nantinya juga hanya untuk kepentingan bersama. Dengan begitu akan meningkatkan kenyamanan atau ketentraman yang terjalin di masyarakat itu sendiri. Sehinngga tercipta desa yang bersahabat.
By : Luthfiyah

0 komentar:

Posting Komentar