Berbicara
tentang fasilitas, aku akan sangat bingung melihat fasilitas didesaku.
Bayangkan saja, jalan utama yang digunakan untuk menuju ke desaku saja sampai
saat ini belum direnovasi mengingat sudah banyak sekali bolongan yang terdapat
di jalan tersebut. Hal tersebut tentunya sangat membahayakan bagi pengguna
jalan. Apalagi pada malam hari tidak ada penerangan di jalan itu, keadaan itu
semakin membuat aku tercengang.
Sebenarnya
pada tahun lalu jalan tersebut sudah diperbaiki, hanya saja tidak menyeluruh.
Merke hanya menambal bolongan – bolongannya saja. Hingga akhirnya menyebabkan
jalan tersebut rusak lagi padahal belum lama diperbaiki. Seperti yang sudah aku
katakana, aku juga mengeluhkan tidak adanya penerangan dijalan utama tersebut
di malam hari khususnya, mengingat saya sendiri sering pulang atau berangkat
sekolah ketika hari masih/sudah gelap.
Bisa
dibilang aku adalah salah satu anak yang paling beruntung didesaku, karena jika
ada tugas browsing aku tidak perlu ke warnet. Tapi bagaimana dengan yang
lain?. Mereka sangat sulit untuk mencari warnet terdekat, bahkan memang tidak
ada warnet di desa kami. Jika kami ingin pergi ke warnet harus menempuh
perjalanan yang lumayan jauh. Dan faktanya lagi bahwa tingkat sekolah dasar saja
sudah membutuhkan jasa tersebut untuk meyelesaikan tugas sekolah.
Meski
begitu aku juga sedikit bangga dengan fasilitas dan kebijakan yang lain. Salah
satunya adalah warga tidak perlu membayar pajak sawah yang dimiliki karena
sudah ditanggung oleh kepala desa melalui dana desa tentunya. Kebijakan
tersebut tentunya memberikan keringanan bagi warga di desa buddan. Mereka
tidkak perlu pusing – pusing memikirkan dari mana mereka akan membayar pajak
sawah –sawah mereka.
Kita
sebagai manusia atau warga desa buddan memang sepatutnya harus banyak bersyukur
atas segala nikmat yang telah di atur Allah, namun kita juga harus bisa
mengkritik apa yang menjadi hak kita sebagai warga masyarakat. Yang nantinya
juga hanya untuk kepentingan bersama. Dengan begitu akan meningkatkan
kenyamanan atau ketentraman yang terjalin di masyarakat itu sendiri. Sehinngga
tercipta desa yang bersahabat.
By :
Luthfiyah








0 komentar:
Posting Komentar