Pada
setiap desa atau suatu perkumpulan masyarakat pastinya akan ada sebuah kegiatan
yang menjadi ciri khas desa itu sendiri, ataupun kegiatan yang khusus yang
sangat digemari bagi setiap warga masayarakat. Hal tersebut terjadi tidak
terkecuali di desaku. Dalam waktu tertentu, kami memiliki kegiatan yang sangat kami nanti – nantikan
penyelenggaraannya, karena begitu banyak manfaatnya.
Kegiatan
– kegiatan tersebut berupa tradisi di masyarakat. Kami sebagai warga desa
tentunya sangat senang, buktinya kami sangat berpartisipasi dengan baik demi
kelancaran dan kemulusan acara tersebut. Salah satu tradisinya ialah ‘’selametan
bhereng’’ . kegiatan tersebut hanya di selenggarakan pada hari kamis
kliwon. Itu sudah ketentuan dari para panitia dan sesepuh desa.
Kegiatan
tersebut dimulai dari pukul 05:00 pagi, dari saat itu warga masyarakat laki
–laki bergantian membaca Alquran hingga tiga puluh jus atau hatam. Sementara
itu warga masyarakat perempuan memasak atau menyiapkan hidangan di rumah mereka
sendiri – sendiri sesuai kemampuan, yang kemudian di jadikan hidangan untuk
para laki –laki yang menghatamkan Alquran nantinya.
Tempat
di selenggarakannya tradisi tersebut adalah di sebuah pendopo yang terletak di
kuburan di desa kami tentunya, yang biasa kami sebut dengan ‘’bhuju’ napo’’.
Hidangan yang ada di kegiatan tersebut berupa tumpeng dan lauk pauknya. Tak
lupa buah –buahan juga menghiasi tempat penuh berkah itu. Biasanya , acara ini
akan berakhir pada pukul 02:00 siang. Dan hidangan – hidangan tersebut di
bagikan kepada warga itu sendiri.
Acara
ini berlangsung dengan sangat hikmat, dan banyak sekali manfaat yang berimbas
dari kegiatan ini. Yakni, semakin erat terjalinnya silaturahmi antar warga
masyarakat, timbulnya toleransi dan tenggang rasa antar warga masyarakat. Warga
masyarakat juga meyakini bahwa dengan di selenggarakannya tradisi ini, akan
menjadikan desa kami tehindar dari berbagai macam bala’ yang akan
menimpa. Insya Allah :)
By : Luthfiyah








0 komentar:
Posting Komentar